top of page

HIMKI Raih Industry Award 2026: Siapkan 3 Jurus Strategis Perkuat Daya Saing Mebel di Pasar Global

21 jam yang lalu
2 menit membaca
Ketua Umum HIMKI Abdul Sobur menerima trofi Industry Award 2026 dari CEO INDUSTRY.co.id Nandi Nanti

JAKARTA, 30 Oktober 2026 – Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Industry Award 2026 yang diselenggarakan oleh media ekonomi INDUSTRY.co.id di President Lounge Menara Batavia, Jakarta, Kamis (29/10/2026). Penghargaan ini menjadi pengakuan konkret atas dedikasi dan konsistensi HIMKI dalam memperkuat ekosistem industri mebel dan kerajinan nasional agar semakin kompetitif di pasar global.

Penghargaan diserahkan langsung oleh CEO INDUSTRY.co.id sekaligus Ketua Dewan Juri, Nandi Nanti, kepada Ketua Umum HIMKI, Abdul Sobur.


"Selamat kepada Bapak Abdul Sobur dan HIMKI yang telah membawa industri kerajinan nasional mampu bertumbuh dan memiliki daya saing di pentas global," tutur Nandi dalam sambutannya.


Ketua Umum HIMKI Abdul Sobur menyatakan bahwa apresiasi ini adalah buah dari kerja kolektif seluruh anggota asosiasi di tanah air. Sektor mebel dan kriya memegang peranan krusial bagi perekonomian nasional mengingat karakternya yang padat karya, menyerap jutaan tenaga kerja, serta menopang sentra-sentra produksi berbasis kerakyatan di berbagai daerah.


Forum penganugerahan Industry Award 2026 di President Lounge Menara Batavia

HIMKI Raih Industry Award 2026: Luncurkan 3 Jurus Mebel Tembus Pasar Global

Menghadapi dinamika perdagangan internasional, HIMKI menyiapkan tiga pilar aksi terpadu guna mendongkrak performa dan penetrasi ekspor produk lokal:

  1. Penyusunan Market Intelligence Furnitur Bersama Kemendag: Membangun basis data intelijen pasar yang komprehensif bersama Kementerian Perdagangan RI agar pelaku usaha dapat membaca tren desain, kebutuhan pembeli (buyer), dan pergeseran permintaan global secara presisi.

  2. Pembentukan Satuan Tugas (Task Force) Ekspor: Mengoperasikan tim kerja khusus yang berorientasi langsung pada fasilitasi transaksi riil, pembukaan pasar non-tradisional baru, serta percepatan penyelesaian hambatan teknis perdagangan internasional.

  3. Pengembangan Grand Strategy Plan (GSP): Mengimplementasikan peta jalan terukur industri mebel dan kerajinan nasional sebagai panduan jangka panjang menuju target ekspor USD 6 miliar pada 2031 dan USD 25 miliar pada 2045.


Kepatuhan Regulasi Keberlanjutan dan Ketertelusuran Bahan Baku

Di samping ekspansi pasar, HIMKI menaruh perhatian besar pada aspek keberlanjutan (sustainability) serta ketertelusuran (traceability) bahan baku kayu dan serat alam. Standar kepatuhan lingkungan internasional—seperti Sistem Verifikasi Kelestarian dan Legalitas (SVLK), Forest Stewardship Council (FSC), regulasi Lacey Act di Amerika Serikat, hingga kepatuhan regulasi deforestasi Uni Eropa (EUDR)—menjadi prioritas utama industri.


Abdul Sobur menegaskan bahwa pemenuhan regulasi hijau dunia memerlukan sinergi erat antara pemerintah dan dunia usaha agar hambatan tarif maupun non-tarif tidak mengikis akses pasar produk Indonesia.

"Penghargaan Industry Award 2026 bukan sekadar trofi seremonial, melainkan amanah besar bagi HIMKI untuk terus memperjuangkan kepentingan anggota. Melalui ekosistem yang solid, industri mebel dan kerajinan Indonesia diharapkan tumbuh semakin tangguh, inovatif, lestari, dan berdiri kokoh di panggung dunia," tutup Abdul Sobur.

HIMKI Raih Industry Award 2026


 
 
 

Komentar


Follow Us
  • Instagram
  • Youtube
  • TikTok
  • Facebook
  • X

Sekretariat DPP HIMKI

Jl. Benda No 8 Kemang, Jakarta Selatan 12560, Indonesia

E-Mail: info@himki.id

Tel: +6221-7814805, 7892767

©2026 DPP HIMKI, All Rights Reserved

Heading 6
bottom of page