top of page

INDUSTRYcoid Kembali Gelar Industry Award 2026: Apresiasi Ketangguhan Industri Nasional di Tengah Ketidakpastian Global

2 hari yang lalu
5 menit membaca
Penyerahan piagam penghargaan Tokoh Industri 2026 kepada Ketua Umum HIMKI Abdul Sobur

JAKARTA, 29 Oktober 2026* — Ketika ketidakpastian global masih membayangi, ketangguhan industri menjadi penanda penting arah ekonomi nasional. Dalam konteks itulah media online industry.co.id kembali menggelar Industry Award 2026 dengan tema “Driving Sustainable Growth Through Excellence in Governance and Digital Transformation” di President Lounge Menara Batavia, Jakarta. Sebuah ajang penghargaan yang tidak sekadar merayakan capaian bisnis, melainkan memotret daya tahan dan transformasi industri nasional di tengah gejolak ekonomi dunia.


Nandi Nanti, CEO industry.co.id sekaligus Ketua Dewan Juri, menggarisbawahi fase resiliensi yang tengah dilalui sektor manufaktur Indonesia.


“PMI manufaktur September 2026 tercatat 52,4, tertinggi dalam tujuh bulan sejak Februari, setelah sempat berada di level 46,9 pada Juni. Ini adalah cerita tentang industri yang comeback. Cerita tersebut tidak terjadi secara kebetulan, melainkan lahir dari perusahaan yang menempatkan tata kelola sebagai fondasi dan transformasi teknologi sebagai kunci. Hanya perusahaan yang serius dalam tata kelola dan transformasi digital yang bisa selamat dari badai. Inilah yang kita apresiasi di INDUSTRY AWARD 2026,” ujar Nandi.


Proses penilaian bertumpu pada tiga lapis pendekatan: desk research, media monitoring, dan expert judgement. Dari 200 perusahaan yang ditelaah, seleksi mengerucut menjadi 60 perusahaan, hingga menetapkan tiga kategori utama: Special Recognition, lima Tokoh Industri 2026, dan 25 perusahaan industri terbaik berdasarkan kriteria performa bisnis, ESG, GCG, serta transformasi teknologi.


Pilar Ketangguhan & Posisi Daya Saing Manufaktur Global

Hadir memberikan Keynote Speech mewakili Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza, Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kementerian Perindustrian, Emmy Suryandari, S.T., M.T.M., menyampaikan paparan bertema “Membangun Industri Nasional yang Berdaya Saing” dalam kerangka Transformasi Ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.


Emmy menegaskan peran vital Industri Pengolahan Non-Migas (IPNM) sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Pada Triwulan II-2026, pertumbuhan IPNM mencapai 5,32%, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat 5,29%. Sektor ini menyumbang kontribusi Rp1.102,88 triliun (16,83%) terhadap PDB Nasional, menyerap 19,98 juta tenaga kerja, serta menyumbang USD 159,55 miliar (80,39%) dari total ekspor nasional periode Januari–Agustus 2026.


“Artinya, produk yang diekspor ini memang sudah mengalami proses pengolahan di dalam negeri dan memiliki nilai tambah (value added). Dari sisi daya saing global, nilai Manufacturing Value Added (MVA) Indonesia tahun 2025 telah mencapai USD 275,61 miliar, menempatkan Indonesia di peringkat ke-12 dunia dan peringkat ke-1 di Asia Tenggara — mencapai dua kali lipat dari nilai MVA Thailand. Capaian ini harus terus kita jaga bersama melalui sinergi antara pemerintah, pemda, asosiasi, dan pelaku usaha,” ungkap Emmy.


Kemenperin mencatat indikator kepercayaan industri tetap solid, ditandai oleh ekspansi Indeks Kepercayaan Industri (IKI) sebesar 53,61% pada September 2026. Namun demikian, Emmy mengingatkan tiga tantangan strategis yang wajib diwaspadai: ketersediaan bahan baku, potensi trade diversion akibat perubahan kebijakan tarif global, serta perlindungan pasar domestik.


“Pasar domestik kita mencapai 285 juta jiwa, di mana 78,39% produk manufaktur nasional diserap oleh pasar dalam negeri. Perlindungan pasar dalam negeri sangat krusial agar produk lokal tidak tergerus oleh serbuan produk impor sejenis,” tegasnya.


Penguatan Kapabilitas Teknologi & Program Unggulan BSKJI

Untuk menjawab tantangan tersebut, BSKJI Kemenperin terus menggulirkan berbagai program aksi nyata dalam meningkatkan kapasitas teknis dan efisiensi industri nasional:


Dana Kemitraan Peningkatan Teknologi Industri (DAPATI): Program bantuan jasa konsultansi teknis bagi Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang telah memfasilitasi 162 IKM secara nasional, berhasil mendorong rata-rata peningkatan profit sebesar 74,0% dan efisiensi operasional sebesar 63,0%.


Penghargaan Rintisan Teknologi Industri (Rintek): Bentuk apresiasi resmi pemerintah yang hingga kini telah mencatat 89 perusahaan terpilih dengan 136 inovasi teknologi industri.


Audit Teknologi Industri: Langkah strategis penyusunan pedoman teknis dan pelaksanaan audit teknologi di sektor-sektor industri prioritas.


Transformasi Digital: Dari Cost Center Menjadi Profit Center


Suasana penganugerahan Industry Award 2026 di Menara Batavia Jakarta

Mengenai pilar transformasi digital melalui peta jalan Making Indonesia 4.0, Emmy menekankan bahwa adopsi teknologi telah berkembang menjadi kebutuhan dan gaya hidup industri modern. Hingga kini, sebanyak 13.549 industri telah melakukan penilaian INDI 4.0, didukung oleh 204 Manager Transformasi tersertifikasi BNSP dan 29 perusahaan percontohan National Lighthouse Industri 4.0.


Berdasarkan evaluasi pada perusahaan National Lighthouse, implementasi teknologi digital memberikan dampak bisnis yang terukur nyata: kecepatan masuk ke pasar (time-to-market) meningkat hingga 60%, produktivitas naik hingga 110%, kinerja finansial meningkat hingga 200%, serta tingkat kepuasan pelanggan naik 60–70%.


“Transformasi digital bukan sekadar membeli dan memasang teknologi, melainkan sebuah investasi. Ini bukan cost center, melainkan profit center yang terbukti meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saing. Menutup pandangan mengenai pentingnya membangun masa depan industri yang mandiri dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045, mari kita ingat pesan Peter Ferdinand Drucker: 'Cara terbaik untuk memprediksi masa depan adalah dengan menciptakannya'. Melalui kolaborasi tata kelola yang transparan dan penguatan teknologi, kita ciptakan masa depan industri Indonesia yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan,” pungkas Emmy.


DAFTAR PEMENANG INDUSTRY AWARD 2026

(President Lounge Menara Batavia, Kamis 29 Oktober 2026)


I. PENGHARGAAN KHUSUS – SPECIAL RECOGNITION

Bapak S.D. Darmono (Founder Jababeka Group) – Lifetime Achievement Award – National Industrial Estate Figure of All Time


II. PENGHARGAAN TOKOH INDUSTRI 2026 – INDUSTRIALIST OF THE YEAR

Bapak Achmad Ma'ruf Maulana (Chairman HKI) – Most Outstanding Leader in Industrial Estate Development & Investment Competitiveness

Bapak Putu Juli Ardika (Chairman GAIKINDO) – Most Outstanding Leader in Automotive Industry Transformation & Sustainable Mobility

Bapak Adhi S. Lukman (Chairman GAPMMI) – Most Outstanding Leader in Food & Beverage Industry Empowerment

Bapak Abdul Sobur (Chairman HIMKI) – Most Outstanding Leader in Furniture Industry Empowerment

Bapak Edy Suyanto (Chairman ASAKI) – Most Outstanding Leader in Ceramics Industry Empowerment


III. PENGHARGAAN PERUSAHAAN INDUSTRI


A. BEST INDUSTRIAL ESTATE

PT Jababeka Tbk – Most Outstanding Integrated Industrial Township & World-Class Ecosystem


B. BEST FINANCIAL SECTOR – BANKING

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk – Excellence in National Mortgage Ecosystem & Affordable Housing Inclusivity

PT Bank Syariah Nasional (BSN) – Excellence in Sharia Economic Empowerment & Financial Inclusivity


C. BEST HEALTHCARE

PT Pyridam Farma Tbk – Best Pharmaceutical CDMO & Global Expansion Leader


D. BEST INSURANCE & NON-BANK FINANCIAL SERVICE

Pegadaian – Excellence in Gold Ecosystem Integration & Sustainable Bullion Services

PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) – Excellence in Protection Innovation & Insurance Digital Transformation

PT Mandiri Utama Finance – Excellence in Multi Finance & Inclusive Financing


E. BEST AUTOMOTIVE & MOBILITY

PT Chery Sales Indonesia – Excellence in New Energy Vehicle & Hybrid Technology Innovation

PT Jantra Grupo Indonesia Tbk – Excellence in Automotive Undercarriage Service Innovation

PT Blue Bird Tbk – Excellence in Sustainable Mobility & Fleet Electrification


F. BEST MANUFACTURING & TECHNOLOGY

PT Arwana Citramulia Tbk – Best Green Industrial Manufacturing Company of The Year

PT Munja Utama Indonesia – Excellence in Advanced Technology Innovation & Global Manufacturing

PT LG Electronics Indonesia – Excellence in Smart Inverter Technology & Consumer Trust Leadership

PT Daikin Airconditioning Indonesia – Excellence in Sustainable Air Solutions & Smart HVAC Innovation

ASUS Business Indonesia – Excellence in Enterprise AI PC Innovation & Commercial Growth


G. BEST CONSUMER GOODS & AGRICULTURE

PT Indofood Sukses Makmur Tbk – Most Outstanding Company in F&B Industry Leadership & Sustainable Innovation

PT Niramas Utama Tbk (INACO) – Excellence in FMCG Technology Innovation & Market Expansion

PT Bentoel Internasional Investama Tbk – Excellence in Sustainable Agriculture & Local Community Empowerment

PT Mustika Ratu Tbk – Most Trusted Pioneer in Natural Beauty & Cultural Heritage Preservation


H. BEST INFRASTRUCTURE & ENERGY

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) – Excellence in Natural Gas Transition & Carbon Emission Reduction

Joe Green Group – Most Outstanding Leader in Green Building Innovation

PT Jababeka Infrastruktur – Best Infrastructure Company for Eco-Industrial Estate Development


I. BEST HOSPITALITY, TOURISM & EXHIBITION

PT Banten West Java (BWJ) – Excellence in Tourism Special Economic Zone Development

Jababeka Golf & Country Club – Excellence in Integrated Golf Tourism, Sports Hospitality & Sustainable Estate

PT Kristamedia Pratama – Most Dynamic Exhibition Organizer & SME Empowerment


J. BEST PROPERTY

PT Graha Buana Cikarang (Jababeka Residence) – The Most Progressive Mega Township Development for Sustainable Industry and Living 2026

 
 
 

Komentar


Follow Us
  • Instagram
  • Youtube
  • TikTok
  • Facebook
  • X

Sekretariat DPP HIMKI

Jl. Benda No 8 Kemang, Jakarta Selatan 12560, Indonesia

E-Mail: info@himki.id

Tel: +6221-7814805, 7892767

©2026 DPP HIMKI, All Rights Reserved

Heading 6
bottom of page