Asosiasi Mebel Pelaku Usaha Mebel Dukung HIMKI

Asosiasi Mebel Pelaku Usaha Mebel Dukung HIMKI

Sejumlah pelaku usaha mebel dan kerajinan di Soloraya mendukung pembentukan Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) yang merupakan penggabungan Asosiasi Pengusaha Mebel Indonesia (Asmindo) dan Asosiasi Mebel Kayu dan Rotan Indonesia (AMKRI). HIMKI akan dideklarasikan Selasa (31/5).


Para pelaku usaha mebel menilai HIMKI lebih efektif untuk meningkatkan kinerja dan daya saing pengusaha. Ketua Asmindo Soloraya, Yanti Ruk­mana, menilai pembentukan HIMKI ini merupakan kebutuhan. Hal ini karena selama ini banyak program yang tidak bisa berjalan secara maksimal karena adanya perbedaan pendapat dua asosiasi tersebut.


Pembentukan HIMKI merupakan keputusan dari Tim Adhoc Nasional yang berisi 18 orang perwakilan dari Asmindo dan AMKRI. “Pembentukan organisasi ini dilakukan karena berdasarkan aturan organisasi tidak ada istilah penggabungan sehingga harus dibentuk organisasi baru. Hal ini diharapkan bisa semakin mengembangkan industri mebel Tanah Air,” ujarnya kepada wartawan di Lorin Hotel Solo, Sabtu (28/5).


Selanjutnya, pada musyawarah nasional (munas) yang diadakan Selasa, Asmindo dan AMKRI adan dibubarkan, kemudian dideklarasikan organisasi baru, yakni HIMKI. Ketua Bidang Bahan Baku DPP Asmindo, Mujiono, mengatakan rencana penggabungan ini sudah ada sejak dulu, tapi baru kali ini dilakukan karena mendapat dorongan Presiden Joko Widodo.


Wakil Sekretaris Jenderal AMKRI, Supriyadi, mengatakan penggabungan ini sudah disepakati sebagian besar anggota kedua organisasi. Melalui organisasi ini, program bantuan dari pemerintah dan bermacam kebijakan bisa dilakukan secara maksimal. Dengan hanya satu organisasi, komunikasi dengan pemerintah juga bisa semakin mudah dan kompak.


“Semangat penggabungan organisasi ini adalah untuk mengembalikan kejayanan industri mebel Indonesia. Apalagi saat ini industri mebel luar negeri mulai masuk ke Tanah Air,” kata dia.


Sementara itu, di Soloraya sekitar 50 pengusaha mebel yang merupakan anggota Asmindo dan AMKRI berkumpul untuk mendeklarasikan dukungan pembentukan HIMKI, Selasa. Supriyadi mengatakan adanya beberapa pihak yang tidak sejalan dengan rencana tersebut tidak akan mengubah keputusan tim ad hoc dan rencana penggabungan dua organisasi ini. Hal ini mengingat pembentukan organisasi tersebut untuk perkembangan bisnis para pelaku usaha mebel.

Berita Terkait

 

Hartarto Tantang HIMKI Kembangkan Industri Mebel di Luar Jawa

Jakarta – Pelaku industri mebel dan kerajinan sepakat untuk bergabung dalam satu wadah organisasi baru, yaitu HIMKI (Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia). Semula pelaku ...

Read

Hartarto Tantang HIMKI Kembangkan Industri Mebel di Luar Jawa

Read
 

Pengukuhan DPP dan DPD Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) di Kementerian Perindustrian.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memberikan sambutan pada pengukuhan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Industri Mebel dan Kerajian Indonesia (HIMKI) disaksikan ...

Read

Pengukuhan DPP dan DPD Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) di Kementerian Perindustrian.

Read
 

Asosiasi Mebel Pelaku Usaha Mebel Dukung HIMKI

Sejumlah pelaku usaha mebel dan kerajinan di Soloraya mendukung pembentukan Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) yang merupakan penggabungan Asosiasi Pengusaha Mebel Indonesia (Asmindo) ...

Read

Asosiasi Mebel Pelaku Usaha Mebel Dukung HIMKI

Read
 

HIMKI Fokus Bangun R&D Industri Mebel dan Kerajinan

Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (Himki), yang merupakan gabungan dari Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia (Amkri) dan Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo), ...

Read

HIMKI Fokus Bangun R&D Industri Mebel dan Kerajinan

Read